logo lowonganbaru.com

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Sakit Atau Acara Keluarga

surat izin tidak masuk kerja

Daftar Isi

Mengajukan surat izin tidak masuk kerja adalah hal yang penting ketika Anda tidak bisa hadir di tempat kerja karena alasan tertentu. Surat izin yang baik harus jelas, ringkas, dan mencakup semua informasi yang diperlukan oleh atasan Anda. Dalam blog ini, kami akan membahas bagaimana cara menulis surat izin tidak masuk kerja yang efektif dan memberikan beberapa contoh yang bisa Anda jadikan referensi.

Setiap karyawan pasti pernah mengalami situasi di mana mereka tidak dapat hadir di tempat kerja. Alasan ini bisa beragam, mulai dari sakit, urusan keluarga, hingga kondisi darurat lainnya. Agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan tetap menjaga profesionalisme, sangat penting untuk mengajukan surat izin tidak masuk kerja yang formal dan sopan.

Tips Menulis Surat Izin Tidak Masuk Kerja

1. Jujur dan Jelas: Sebutkan alasan ketidakhadiran dengan jujur dan jelas. Hindari memberikan informasi yang berbelit-belit atau tidak relevan.
2. Sertakan Tanggal: Pastikan untuk mencantumkan tanggal Anda tidak masuk kerja serta tanggal surat tersebut ditulis.
3. Ucapan Terima Kasih: Tunjukkan rasa terima kasih atas pengertian dan dukungan dari atasan atau HRD.
4. Tawari Solusi: Jika memungkinkan, tawarkan solusi atau langkah yang Anda ambil untuk memastikan pekerjaan tetap berjalan lancar meski Anda absen.
5. Gunakan Bahasa Formal: Meskipun Anda mungkin memiliki hubungan yang baik dengan atasan, tetap gunakan bahasa yang formal dan sopan.

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Berikut adalah beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja yang bisa Anda jadikan referensi:


Contoh 1: Surat Izin Tidak Masuk Kerja karena Sakit

[Nama Anda]
[Alamat]
[Email]
[Nomor Telepon]
[Tanggal]

Kepada Yth.
[Atasan/Human Resource Department]
[Nama Perusahaan]
[Alamat Perusahaan]

Perihal: Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, [Nama Anda], jabatan [Posisi Anda] di [Nama Perusahaan], ingin mengajukan permohonan izin tidak masuk kerja pada tanggal [Tanggal Tidak Masuk Kerja] dikarenakan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk bekerja. Saya telah mengunjungi dokter dan mendapatkan rekomendasi untuk istirahat selama [Jumlah Hari] hari.

Sebagai bukti, saya lampirkan surat keterangan sakit dari dokter. Saya akan berusaha untuk tetap memantau pekerjaan dari rumah sejauh yang saya bisa dan memastikan tugas-tugas penting tetap terlaksana.

Demikian surat izin ini saya sampaikan. Atas perhatian dan pengertiannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Nama Anda]


Contoh 2: Surat Izin Tidak Masuk Kerja karena Keperluan Keluarga

[Nama Anda]
[Alamat]
[Email]
[Nomor Telepon]
[Tanggal]

**Kepada Yth.**
[Atasan/Human Resource Department]
[Nama Perusahaan]
[Alamat Perusahaan]

**Perihal**: Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, [Nama Anda], jabatan [Posisi Anda] di [Nama Perusahaan], ingin mengajukan permohonan izin tidak masuk kerja pada tanggal [Tanggal Tidak Masuk Kerja] dikarenakan adanya keperluan keluarga yang mendesak dan tidak dapat ditunda.

Saya memastikan bahwa selama ketidakhadiran saya, tugas-tugas saya akan tetap terpantau dan didelegasikan kepada rekan kerja saya [Nama Rekan Kerja] untuk memastikan tidak ada pekerjaan yang terbengkalai.

Demikian surat izin ini saya sampaikan. Atas perhatian dan pengertiannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Nama Anda]


Kesimpulan

Mengajukan surat izin tidak masuk kerja adalah bagian penting dari etika profesional. Surat yang ditulis dengan baik menunjukkan bahwa Anda menghargai pekerjaan dan tanggung jawab Anda, meskipun sedang tidak bisa hadir. Dengan mengikuti tips dan contoh di atas, Anda dapat membuat surat izin yang jelas, sopan, dan efektif. Semoga panduan ini bermanfaat bagi Anda yang sedang membutuhkan referensi dalam menulis surat izin tidak masuk kerja. Selalu jaga kesehatan dan profesionalisme Anda dalam bekerja!

Tags :
Bagikan Artikel